Plastik Plastik merupakan bahan baku yang paling mudah didapatkan untuk dibuat kerajinan. Bahan ini bisa didapat dari pemakaian sehari-hari, seperti botol minuman, kantong, gelas, perabot dapur, hingga sedotan. Plastik memiliki karakteristik mudah dibentuk dan dapat didaur ulang.
Kalian bisa menggunakan bahan-bahan bekas dari sampah anorganik untuk dikreasikan menjadi kerajinan tangan, seperti botol, kertas, plastik, kain perca, kardus, dan sejenisnya. Nah, artikel ini akan berbagi cara supaya bahan bekas tidak terpakai yang ada di rumah dapat disulap menjadi barang yang estetis, bernilai pakai, bahkan bernilai jual.
Berdasarkan bahan yang digunakan, kerajinan dari bahan lunak dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu bahan lunak alam dan buatan. a. Bahan Lunak Alam Bahan lunak alam adalah bahan karya kerajinan yang diperoleh dari alam dan cara pengolahannya juga secara alami, tidak dicampur atau dikombinasi dengan bahan buatan. Bahan keras buatan dapat berbentuk bahan baru yang dikeluarkan dari pabrik atau limbah sisa industri, seperti limbah kemasan yang didaur ulang untuk menjadi kerajinan. Contoh bahan keras buatan yang bisa digunakan untuk kerajinan, yakni besi, keramik, kaca, aluminium, logam, kawat, plastik, dan fiber. Bahan dalam pembuatan kerajinan juga bisa dibagi ke dalam beberapa kelompok berdasarkan sifat materialnya, seperti bahan cair dan bahan padat. Contoh bahan yang sering digunakan dalam pembuatan karya kerajinan adalah kertas, cat atau pewarna, kardus, plastik, dan sebagainya. .